Penemuan Baru Ini Dijanjikan Efektif Obati HIV

Sebuah Penemuan Terbaru Diyakini Mampu Dengan Efektif Obati HIV

scripps.edu-  Dalam rangka memerangi penyebaran virus HIV yang menyebabkan penyakit Sindrom Defisiensi Sistem Imun Akut (accute immune deficiency syndrome), sekelompok peneliti dari Scripps Research Institute (TSRI) berhasil menemukan metode pengobatan HIV terbaru.
Penemuan tersebut kemudian mendasari pembuatan calon obat yanng diklaim mampu mengobati semua strain HIV, bahkan strain HIV yang sulit diberantas sekalipun.
Seperti yang dilansir dari situs scrippps.edu, pengobatan dengan metode ini dapat bekerja dalam waktu yang lama (sekitar 8 bulan sekali) hingga tidak perlu dilakukan injeksi berulang seperti pengobatan HIV konvensional.

Bagaimana Cara Kerja Pengobatan HIV Baru Ini?

Seperti yang disebutkan pada paragraf pertama artikel ini, pengobatan ini didasari oleh penemuan mekanisme infeksi virus HIV pada sel limfosit (sel darah putih) CD4.

Proses pengenalan reseptor pada permukaan sel CD4 oleh HIV di-blok oleh molekul peptida yang bersifat sebagai co-receptor yang disebut CCR5. Dengan berikatnya CCR5 pada reseptor berupa molekul glikoprotein pada permukaan HIV, maka proses infeksi terhambat karena HIV tidak dapat mengenali sel limfosit target (perhatikan gambar dibawah ini).

Proses penghambatan pengenalan sel inang limfosit CD4 oleh molekul yang menyerupai CCR5 (hijau) (Image courtesy: http://www.scripps.edu/)

Molekul tersebut memiliki daya hambat yang cukup besar pada konsentrasi kecil (lC50) ,0.05 mg ml). Hingga dapat menghambat daya infeksi HIV pada kurun waktu lebih lama.

Sumber Pustaka

JUPITER, FL. 2015. Scripps Florida Scientists Announce Anti-HIV Agent So Powerful It Can Work in a Vaccine. Available online http://www.scripps.edu/news/press/2015/20150218farzan.html (23-07-2015)

Gardner MR, Kattenhorn LM, Kondur HR, von Schaewen M, Dorfman T, Chiang JJ, Haworth KG, Decker JM, Alpert MD, Bailey CC, Neale ES, Fellinger CH, Joshi VR, Fuchs SP, Martinez-Navio JM, Quinlan BD, Yao AY, Mouquet H, Gorman J, Zhang B, Poignard P, Nussenzweig MC, Burton DR, Kwong PD, Piatak M, Lifson JD, Gao G, Desrosiers RC, Evans DT, Hahn BH, Ploss A, Cannon PM, Seaman MS, Farzan M. AAV-expressed eCD4-Ig provides durable protection from multiple SHIV challenges. Nature. 2015; 519:87-91 [link download pdf]